(021) 424 8790 / 422 0214 info@inharmonyclinic.com

Penyakit Hib adalah penyakit serius yang disebabkan oleh Bakteri Haemophilus Influenza type B. Biasanya menyerang anak di bawah 5 tahun. Infeksi bakteri ini bisa dicegah dengan imunisasi Hib.

Anak-anak dapat tertular bakteri ini dari anak lain yang sakit atau orang dewasa yang membawa kuman namun tidak nampak sakit. Kuman tertular melalui kontak dengan penderita, apabila kuman berada pada rongga hidung atau tenggorokan mungkin tidak menyebabkan sakit namun kuman dapat masuk ke paru-paru dan peredaran darah dan menyebabkan penyakit yang serius.

Imunisasi Hib penting bagi anak

Sebelum ditemukannya imunisasi Hib, penyakit Hib merupakan penyebab utama radang selaput otak (meningitis) pada anak di bawah 5 tahun. Meningitis dapat menyebabkan kerusakan otak dan medulla spinalis. Hib juga menyebabkan pneumonia, infeksi berat di tenggorokan, infeksi pada persendian, tulang dan selaput jantung bahkan menyebabkan kematian.

Vaksin Hib dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh si Kecil, sehingga terhindar dari infeksi Hib. Vaksin Hib diberikan sebanyak 4 kali pada anak-anak, yaitu saat berusia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan 12-15 bulan. Jika jadwal Imunisasi Hib si Kecil sempat terlewat karena mungkin saat jadwal Vaksin tiba si Kecil sakit, bawalah si Kecil ke dokter sesegera mungkin atau sesudah ia sembuh dari sakit untuk mendapat Vaksin Hib tanpa harus mengulang pemberiannya sejak awal.

Apakah Efek Samping Vaksin Hib?

Efek samping dari imunisasi Hib aman. Efek samping yang muncul biasanya ringan dan tidak berbahaya dibandingkan jika mendapat penyakit Hib atau komplikasinya. Walau bagaimanapun, sakit, bengkak dan kemerahan bisa muncul ditempat suntikan. Ini biasanya terjadi dari 1 hingga 3 hari selepas imunisasi. Kadangkala, anak-anak juga dapat menderita demam selepas imunisasi namun demam ini umumnya hanya sementara.