Imunisasi Hepatitis B

Pemberian Imunisasi Hepatitis B pada Anak

Untuk meningkatkan kualitas hidup seorang anak, maka ia perlu diberikan beberapa vaksin. Tujuannya adalah agar ia bisa hidup sehat di masa selanjutnya dengan kemampuan memerangi beberapa jenis penyakit yang membahayakan tubuhnya. Salah satu vaksin yang diberikan ialah vaksin.

Pemberian vaksin melalui imunisasi tersebut ialah untuk mencegah infeksi virus Hepatitsi B yang sangat berbahaya.

Penularan penyakit ini bisa melalui beberapa media. Contohnya: pada ibu yang mengandung, bisa menularkan penyakit ini pada bayi yang akan dilahirkan. Sedangkan pada orang dewasa, penularan bisa melalui jarum suntik yang dipakai bergantian dengan orang yang sudah terinfeksi Hepatitis B.

Jika sudah terinfeksi, pasien akan merasakan beberapa gejala, seperti: demam, muntah, warna mata dan kulit kekuning-kuningan.

Jadwal Imunisasi Hepatitis B

Bagi orangtua khususnya, perlu mengetahui bahwa pemberian imunisasi Hepatitis B pada anak diberikan sebanyak 3 dosis.

Pada pemberian pertama: pada kondisi normal, diberikan pada bayi yang baru lahir sebelum dibawa pulang, yakni 12 jam setelah kelahiran.

Dosis kedua diberikan pada usia bayi 1 hingga 2 bulan.

Dosis ketiga diberikan pada bayi berusia 6 bulan.

Namun faktanya, ada pula anak yang belum mendapatkan imunisasi sama sekali. Jika hal ini terjadi, maka anak tersebut harus segera mendapatkan imuninsasi ini.

 

Efek Samping Imunisasi Hepatitis B

Imunisasi Hepatitis B juga bisa menimbulkan efek samping. Gejalanya ialah reaksi anafilaksis yang termasuk kedalam kategori alergi berat. Akan tetapi, alergi ini sangat jarang terjadi.

Selain itu,  ada pula reaksi lokal setelah suntikan imunisasi Hepatitis B ini diberikan, berupa adanya tanda kemerahan dan nyeri pada lokasi yang disuntikkan vaksin.

Pada kondisi tertentu, imunisasi Hepatitis B juga tak boleh diberikan pada bayi maupun anak. Dengan kata lain, vaksin ini mengandung kontraindikasi bagi anak yang mengalami alergi anafilaksis maupun bagi anak yang menderita penyakit sedang hingga berat, pemberian imunisasi ini bisa dilakukan jika anak sudah pulih dari sakitnya.

Nah, itulah hal-hal yang perlu orangtua ketahui tentang imunisasi Hepatitis B. Pemberiannya sangat penting dan disarankan, namun perlu dikonsultasikan ke dokter karena mungkin efek samping bisa terjadi setelah pemberian vaksin ini.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment