(021) 424 8790 / 422 0214 info@inharmonyclinic.com

Pria pun Bisa Terjangkit HPV

Infeksi HPV (Human Papillomavirus) lebih diketahui kebanyakan orang sebagai penyebab dari kanker serviks. Oleh sebab itu, vaksin untuk pencegahan terjangkit HPV sendiri lebih gencar disosialisasikan pada wanita. Namun nyatanya, HPV ini juga bisa menyarang laki-laki dan menyebabkan kanker penis. Selain dua jenis kanker itu, beberapa jenis HPV pun bisa menyebabkan penyakit kutil kelamin, kanker tenggorokan, kanker mulut dan juga kanker anus.

Bagaimana Pria Bisa Terjangkit HPV?

Virus HPV pada laki-laki dapat ditularkan lewat kontak seksual dengan orang yang telah terinfeksi HPV. Penularan dengan cara ini sangat mudah dan juga paling sering terjadi lewat seks anal, oral, dan vaginal. Perlu diingat-ingat bahwa HPV bisa ditularkan walaupun orang yang terinfeksi tak menunjukkan tanda-tanda atau gejala-gejala apa pun.

Ketika berbicara tentang apa ada pemeriksaan infeksi virus HPV pada pria, sampai saat ini sayangnya masih belum ada pemeriksaan skrining HPV selain kanker serviks yang diderita pada perempuan. Oleh karena itu lah kebanyakan kasus infeksi virus HPV pada pria baru diketahui ketika sudah mencapai keadaan yang serius sehingga sangat sulit untuk mendapatkan penanganan medis. Padahal, kita harus sadar bahwa pria bisa terjangkit HPV.

Untuk mencegah virus HPV pada pria, yang paling efektif adalah dengan memberikan vaksin HPV. Vaksin ini bisa membentuk kekebalan tubuh sehingga sifat dari vaksin ini untuk mencegah infeksi, namun bukan untuk menyembuhkan. Di Indonesia sendiri sebenarnya ada 2 jenis vaksin HPV yang telah beredar, yaitu bivalen atau dua jenis virus HPV, dan tetravalen yaitu empat jenis virus HPV. Vaksin HPV Bivalen ini untuk mencegah kanker serviks sementara yang vaksin tetravalen ini selain diperuntukkan bagi kanker serviks, juga untuk penyakit kutil kelamin.

Nah, walaupun pria menggunakan kondom supaya tidak terjangkit HPV juga, kondom tidak menjamin 100% bahwa pria itu akan bebas virus. Hal ini karena HPV masih menginfeksi area yang mana tak terlindungi oleh kondom serta penularan juga bisa terjadi lewat kontak kulit yang terinfeksi itu.

Baca Juga : Siapa yang Paling Berisiko Terkena HPV

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment